welcome


web stats

Senin, 13 Januari 2014

Sistem Pencernaan Manusia

 Sistem pencernaan makanan pada manusia terdiri dari beberapa organ, berturut-turut dimulai dari
1. Rongga Mulut,
2. Esofagus
3. Lambung
4. Usus Halus
5. Usus Besar
6. Rektum
7. Anus.





1. Rongga Mulut

Mulut merupakan saluran pertama yang dilalui makanan. Pada rongga mulut, dilengkapi alat pencernaan dan kelenjar pencernaan untuk membantu pencernaan makanan. Pada Mulut terdapat :
a.Gigi
Memiliki fungsi memotong, mengoyak dan menggiling makanan menjadi partikel yang kecil-kecil. Perhatikan gambar disamping.

b..Lidah
Memiliki peran mengatur letak makanan di dalam mulut serta mengecap rasa makanan.

c.Kelenjar Ludah
Ada 3 kelenjar ludah pada rongga mulut. Ketiga kelenjar ludah tersebut menghasilkan ludah setiap harinya sekitar 1 sampai 2,5 liter ludah. Kandungan ludah pada manusia adalah : air, mucus, enzim amilase, zat antibakteri, dll. Fungsi ludah adalah melumasi rongga mulut serta mencerna karbohidrat menjadi disakarida.

2. Esofagus (Kerongkongan)
Merupakan saluran yang menghubungkan antara rongga mulut dengan lambung. Pada ujung saluran esophagus setelah mulut terdapat daerah yang disebut faring. Pada faring terdapat klep, yaitu epiglotis yang mengatur makanan agar tidak masuk ke trakea (tenggorokan). Fungsi esophagus adalah menyalurkan makanan ke lambung. Agar makanan dapat berjalan sepanjang esophagus, terdapat gerakan peristaltik sehingga makanan dapat berjalan menuju lambung

3. Lambung

Lambung adalah kelanjutan dari esophagus, berbentuk seperti kantung. Lambung dapat menampung makanan 1 liter hingga mencapai 2 liter. Dinding lambung disusun oleh otot-otot polos yang berfungsi menggerus makanan secara mekanik melalui kontraksi otot-otot tersebut. Ada 3 jenis otot polos yang menyusun lambung, yaitu otot memanjang, otot melingkar, dan otot menyerong.
Selain pencernaan mekanik, pada lambung terjadi pencernaan kimiawi dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan lambung. Senyawa kimiawi yang dihasilkan lambung adalah :
  • Asam HCl ,Mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Sebagai disinfektan, serta merangsang pengeluaran hormon sekretin dan kolesistokinin pada usus halus
  • Lipase , Memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Namun lipase yang dihasilkan sangat sedikit
  • Renin , Mengendapkan protein pada susu (kasein) dari air susu (ASI). Hanya dimiliki oleh bayi.
  • Mukus , Melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam HCl.
Hasil penggerusan makanan di lambung secara mekanik dan kimiawi akan menjadikan makanan menjadi bubur yang disebut bubur kim.
Fungsi HCI Lambung :
1. Merangsang keluamya sekretin
2. Mengaktifkan Pepsinogen menjadi Pepsin untuk memecah protein.
3. Desinfektan
4. Merangsang keluarnya hormon Kolesistokinin yang berfungsi merangsang empdu mengeluarkan getahnya.

4. Usus Halus

Usus halus merupakan kelanjutan dari lambung. Usus halus memiliki panjang sekitar 6-8 meter. Usus halus terbagi menjadi 3 bagian yaitu duodenum (± 25 cm), jejunum (± 2,5 m), serta ileum (± 3,6 m). Pada usus halus hanya terjadi pencernaan secara kimiawi saja, dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan oleh usus halus serta senyawa kimia dari kelenjar pankreas yang dilepaskan ke usus halus.
Senyawa yang dihasilkan oleh usus halus adalah :
  • Disakaridase Menguraikan disakarida menjadi monosakarida
  • Erepsinogen Erepsin yang belum aktif yang akan diubah menjadi erepsin. Erepsin mengubah pepton menjadi asam amino.
  • Hormon Sekretin Merangsang kelenjar pancreas mengeluarkan senyawa kimia yang dihasilkan ke usus halus
  • Hormon CCK (Kolesistokinin) Merangsang hati untuk mengeluarkan cairan empedu ke dalam usus halus.

Minggu, 24 November 2013

Virus

 Sejarah Virus
Penelitian mengenai virus dimulai dengan penelitian mengenai penyakit mosaik yang menghambat pertumbuhan tanaman tembakau dan membuat daun tanaman tersebut memiliki bercak-bercak. Pada tahun 1883, Adolf Mayer, seorang ilmuwan Jerman, menemukan bahwa penyakit tersebut dapat menular ketika tanaman yang ia teliti menjadi sakit setelah disemprot dengan getah tanaman yang sakit. Karena tidak berhasil menemukan mikroba di getah tanaman tersebut, Mayer menyimpulkan bahwa penyakit tersebut disebabkan oleh bakteri yang lebih kecil dari biasanya dan tidak dapat dilihat dengan mikroskop.

Pada tahun 1892, Dimitri Ivanowsky dari Rusia menemukan bahwa getah daun tembakau yang sudah disaring dengan penyaring bakteri masih dapat menimbulkan penyakit mosaik. Ivanowsky lalu menyimpulkan dua kemungkinan, yaitu bahwa bakteri penyebab penyakit tersebut berbentuk sangat kecil sehingga masih dapat melewati saringan, atau bakteri tersebut mengeluarkan toksin yang dapat menembus saringan. Kemungkinan kedua ini dibuang pada tahun 1897 setelah Martinus Beijerinck dari Belanda menemukan bahwa agen infeksi di dalam getah yang sudah disaring tersebut dapat bereproduksi karena kemampuannya menimbulkan penyakit tidak berkurang setelah beberapa kali ditransfer antartanaman.[1] Patogen mosaik tembakau disimpulkan sebagai bukan bakteri, melainkan merupakan contagium vivum fluidum, yaitu sejenis cairan hidup pembawa penyakit.

Setelah itu, pada tahun 1898, Loeffler dan Frosch melaporkan bahwa penyebab penyakit mulut dan kaki sapi dapat melewati filter yang tidak dapat dilewati bakteri. Namun demikian, mereka menyimpulkan bahwa patogennya adalah bakteri yang sangat kecil.

Pendapat Beijerinck baru terbukti pada tahun 1935, setelah Wendell Meredith Stanley dari Amerika Serikat berhasil mengkristalkan partikel penyebab penyakit mosaik yang kini dikenal sebagai virus mosaik tembakau.Virus ini juga merupakan virus yang pertama kali divisualisasikan dengan mikroskop elektron pada tahun 1939 oleh ilmuwan Jerman G.A. Kausche, E. Pfankuch, dan H. Ruska.

Ciri-Ciri Virus

Virus memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Virus bersifat aseluler (tidak mempunyai sel)
2. Virus berukuran amat kecil , jauh lebih kecil dari bakteri, yakni berkisar antara 20 mµ - 300mµ (1 mikron = 1000 milimikron). untuk mengamatinya diperlukan mikroskop elektron yang pembesarannya dapat mencapai 50.000 X.
3. Virus hanya memiliki salah satu macam asam nukleat (RNA atau DNA)
4. Virus umumnya berupa semacam hablur (kristal) dan bentuknya sangat bervariasi. Ada yang berbentuk oval , memanjang, silindris, kotak dan kebanyakan berbentuk seperti kecebong dengan "kepala" oval dan "ekor" silindris.
5. Tubuh virus terdiri atas: kepala , kulit (selubung atau kapsid), isi tubuh, dan serabut ekor.
6. virus memiliki lapisan protein yang disebut kapsid
7. Virus hanya dapat berkembang biak di sel hidup lainnya. Seperti sel hidup pada bakteri, hewan, tumbuhan, dan sel hidup pada manusia.
8. Virus tidak dapat membelah diri.
9. Virus tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa, tetapi dapat dikristalkan. 


Protista

Protista mirip jamur

Protista mirip tumbuhan atau yang lebih kita kenal dengan sebutan “Alga” merupakan organisme bersel satu atau bersel banyak yang memiliki bentuk seperti benang. Alga(protista mirip tumbuhan) mempunyai klorofil dan mampu berfotosintesis seperti halnya tumbuhan.

Protista Mirip Tumbuhan

Lalu, berdasarkan klasifikasi makhluk hidup, kenapa alga tidak digolongkan kedalam kelompok plantae(tumbuhan). Alasanya singkat tapi cukup jelas sobat, ini dia penyebabnya, Alga tidak memiliki akar, batang, maupun daun. Oleh karena ini alga tidak termasuk tumbuhan. Nah alga ini dibagi menjadi beberapa filum,yaitu:
1.Filum Alga Keemasan (Chrysophyta)

Chrysophyta

          Filum alga yang biasanya tinggal di atas permukaan tanah yang lembap dan menyebabkan permukaan tanah berwarna kuning keemasan. Tubuh alga keemasan terdiri dari satu sel dan bentuknya menyerupai  perahu.

Minggu, 03 November 2013

Tugas UTS

ULANGAN TENGAH SEMESTER GANJIL
I
1. Apa kepanjangan dan fungsi ISP ?
2. Apa yang dimaksud dengan wireless ?
3. Sebutkan peralatan pendukung koneksi internet !
4. Apa kepanjangan dan pengertian www ?
5. Apa yang dimaksud dengan internet ?
6. WIFI kependekan dari ?
7. Apa yang dimaksud dengan Bandwith ?
8. Sebutkan macam-macam koneksi internet !
9. Apa yang dimaksud LAN ?
10. Bagaimana cara kita melihat jaringan hotspot ?
II
1. Jelaskan secara singkat sejarah perkembangan internet !
2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan data digital/data analog !
3. Apa yang dimaksud dengan Blog ?
4. Sebutkan langkah-langkah membuat Blog ?
5.Sebutkan langkah-langkah membuat blogroll pada Blog !
JAWAB :

Minggu, 28 Juli 2013

Materi Biologi Kelas X Semester 1 dan 2



RANGKUMAN MATERI KELAS X 




1. Klasifikasi caranya dibagi 3 :
1. Alamiah didasarkan atas pengelompokan yang dilakukan oleh alam / habitat ,tumbuhan biji , perdu , semak , ( kecoa - burung merpati , ubur - hiu dll )
2. Buatan / Artifisial dibuat oleh manusia ( kecoa, belalang dalam kelompok insekta dll Jadi klasifikasi Buatan mendasarkan ke cirri tubuh: anatomi , reproduksi , fisiologis , cara reproduksi dll, sehingga menyederhanakan obyek studi .
3.  Phillogenik ) : hubungan evolusi mis kera dan manusia

2. Urutan Takson PIKOFAGES / DIKOFAGES artinya semakin kea rah spesies maka- semakin banyak persamaan , sedikit perbedaan ,sedikit anggotanya dan sangat dekat hubungan kekerabatannya

3. Arti dua tumbuhan pada Sacaharum officinarum dg Sacharum spontaneum menunjukkan Genusnya sama species beda yaitu sama sama Genus Sacharum ini terjadi karena struktur GEN yang berbeda untuk m.h nya ( merah , pink , putih) ! perhatikan penulisan species

4. Keaneka Ragaman Mahkluk hidup ada 3
1 - Keaneka ragaman genetic : dikawinkan Fertil : kelapa apa saja namun jangan ikut kelapa sawit , mangga apa saja , pisang apa saja dll yang tidak bisa Jeruk /Ganggang apa saja ( keaneka ragaman ini disebut pula keaneka ragaman dalam satu species)
2 - Keaneka ragaman Species dikawinkan Steril : sapi , kerbau , anjing dll
3 - Keaneka ragaman Ekosistem : keaneka ragaman pada lingkungan nya     

:Gurun , Hutan Tropis , Taiga , Tundra , pantai
Hutan : , Kanopi . Liana , Tanaman hetrogen , Iklim mikro di dasar hutan dan makro di tajuk kanopi tumbuhan
Gurun : Xerophyt , interval suhu siang malam tinggi , evaporasi tinggi maka ….
Pantai berlumpur : Bakau / mangrove yang punya akar nafas ( Lumpur hasil
dari penguraian sampah sehingga BOD ( Biological Oxygen Demand) naik , DO ( Desolve Oksigen) turun sehingga bakau menggunakan akar nafas)
Taiga : Konifer ( Tumbuhan berdaun jarum )
Tundra : Lichenes, ( padang es ), dll

5. Pelestarian Insitu Berarti : disitu , ditempat aslinya :
 Badak bercula satu diujung kulon sedang eksitu diluar habitatnya , bunga Raflesia di kebun raya bogor dll

6. Kingdom VirusReproduksi Virus
Lisis ( APEAL) dan Lisogenik ( virus menumpang hidup di sel inang membentuk profage , inang tetap hidup dan membelah namun suatu saat melisis juga )Reproduksi pada virus secara Lisogenik bisa berubah menjadi Litik ketika sel yang ada Profage tersebut lemah .
VIRUS PADA MAHKLUK HIDUP
  • Tumbuhan : Tungro ( padi kerdil) , CVPD ( jeruk ) , Mosaik ( TMV/tembakau )
  • Hewan : Rabies , Flu burung ( H5N1/Myxovirus ) FMD ( sapi )
  • Manusia : Demam berdarah ( Dengue) Polio , Cacar ,Hepatitis, Rabies, Trachoom, Campak , Herpes , Morbili , Kutil pada manusia pohon Dede , Gondong , Flu, Aids , Sars , Ebola dll
Ciri : dpt dikristalkan ( spt benda mati), DNA or RNA ( mampu reproduksi ) , Parasit obligat , hanya bisa dikultur / dikembang biakkan di jaringan m.h TIDAK bisa dikembangkan di media tumbuh agar agar dll
Pembunuh Virus ampuh yaitu INTERFERON

7. Kingdom Monera ( Bakteri dan Ganggang Biru )
Bakteri : Dinding sel ( Peptidoglikan ) , Prokaryotik ( inti tanpa selaput inti sehingga materi kromosom berada di siroplasma ) digolongkan Monera, bentuk cocus (bulat), basilus(batang), vibrio(koma), spirillium (spiral), mitocondria tidak diketemukan diganti mesosom , pembelahan secara Amitosis ( pembelahan biner)
  • Bergerak dengan flagel ( mi-li- am- per ) : Monotrik , Lopotrik, Ampitrik , Peritrik
  • Koloninya bisa Streptococus, Stapilococus , Sarkina , Diplococus , Diplobacillus etc .
  • Respirasi bisa aerob dan aerob serat fakultatif ataupun obligat ,
  • Cara mendapa makanan bisa autotrop maupun heterotrop ,
  • Ketahan terhadap suhu lingkungan Thermofil , Psikrofil , dengan
  • Cara reproduksi vegetatif amitosis maupun generatif dengan paraseksual ( konjugasi transduksi, transformasi )
Peran /guna bakteri untuk
  1. Fiksasi N2 / pengikat N2 ( Rhizobium , Azotobacter , Clostridium pasteurianum )
  2. Nitrifikasi ( NS dan NC membuat nitrit ( HNO2) dan NB membuat nitrat (HNO3) dengan mengoksidasi nitrit ( Nitrosococus , Nitrosocoocus, Nitrobacter ) bakteri ini aerob :perlu O2
  3. Teknik plasmid ( Rekombinan gen )
  4. Dalam bioteknologi
  • Yogurt ( Lactobacillus bulgaricus )
  • Bioinsektisida / BT ( Bacillus Thuringiensis )
  • Biometalurgi ( Thiobacilus ferooksidan) , SCP ( Methilophyllus )
  • Biogas methan ( Methanobacterium ) dll
Penyakit bakteriTiphes , Disentri , Sipilis, TBC , Pes, Dipteri , Radang paru (pneumonia), Tetanus , Kolera , Antraks, Gonoroe (menghafalkannya Disebutkan bakterinya : bakteri TBC)

8.Kingdom FungiJamur OZABD jamur ini mempunyai karakter :
  • Oomicotina ( jamur air : Phytoptora),
  • Zygomicotina (Rhizopus ) ,
  • Ascomicotina ( Ascus spt beruas ruas Penisillium dan Asergillus dan Sacharomyces
  • Basidiomycotina ( Basidium berpayung ) Volvariela volvacea , Auricularia dll
  • Deuteromicotina : Monilia sitophyla ( Oncom)
Dengan Prinsip Reproduksi dari Spora – Hifa – Micellium – Sporangium – Spora
Mendapatkan makanan makanan secara heterotrop menguraikannya secara eksternal dengan mengeluarkan enzim keluar / kesubstrat. Makanan kesel sudah sederhana.
Jamur Merugikan Aspergilus flavus racun aflatoxin , Pucinia ( Padi ) , Ustilago ( Gandum) , Phytoptora infestan (kentang ) Aspergilus fumigatus ( paru paru burung)
Jamur Menguntungkan : Rhizopus ( tempe ) , Aspergilus wentii ( kecap), Sacharomyces cerevisae (alcohol), Monilia sitophyla ( Oncom) Volvariela volvacea , Auricularia ( jamur berukuran besar dimakan Basidiokarpnya ( badan buah) ,Basidium penghasil Basidiosporanya
Lichenes ( simbiosis mutualisme jamur dan Ganggang ) : sebagai tumbuhan perintis